Contoh Soal Pertanyaan Dan Materi Seputar Tes Mental Ideologi TNI Polri


Koranmiliter - Untuk menjadi seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) ataupun Polisi, setiap peserta akan menghadapi serangkaian tahapan tes yang sangat ketat.

Bagi kamu calon prajurit TNI dan Polri baik itu tamtama, bintara maupun taruna, serangkaian tahapan tes akan kamu hadapi bila ingin menjadi seorang prajurit TNI atau Polri.

Beberapa tahapan tes yang akan kamu hadapi diiantaranya adalah tes administrasi, kesehatan, psikologi, jasmani, postur, Mental Ideologi, dan pantukhir.

Nah, salah satu tes wajib yang akan dihadapi oleh setiap peserta calon prajurit TNI adalah Tes Mental Ideologi. Lalu, apa itu Tes Mental Ideologi itu?

MENTAL IDEOLOGI

Mental Ideologi adalah tahapan tes yang bertujuan untuk menilai dan mengukur mental serta untuk mengetahui wawasan kebangsaan yang dimiliki setiap peserta calon prajurit TNI.

Umumnya, Tes Mental Ideologi terbagi dua yakni Tes Mental Idelogi tertulis dan wawancara.

Sebelum memulai dan menghadapi tes Mental Ideologi, ada baiknya mempersiapkan diri semaksimal mungkin dan memperhatikan hal hal berikut ini.

Tips Menghadapi Tes Mental Ideologi

1. Senantiasa untuk selalu memperhatikan kerapian dan kebersihan seragam yang digunakan.
2. Menjaga kebersihan dan kerapian rambut
3. Biasakan menjawab pertanyaan dengan suara lantang dan tegas
4. Hindari gugup saat menjawab pertanyaan.
5. Jangan melakukan segala sesuatu tanpa adanya perintah (contoh : duduklah saat diperintah oleh tester)
6. Jaga pandangan agar senantiasa tajam dan fokus
7. Hindari menjawab pertanyaan dengan cara berbelit-belit
8. Jangan ada gerakan tambahan saat menjawab pertanyaan dari tester (seperti memainkan jari dan kaki)
9. Ketika kamu diajak bercanda usahakan jangan terpancing untuk bercanda. Tetap pertahankan sikap siap dan suara lantang mu.
10. Duduk dengan posisi siap namun jangan terlalu tegang

Kemudian, materi yang akan diuji pada tes Mental Ideologi tentu saja yang mencakup tentang wawasan kebangsaan seperti UUD dan seputar Pancasila.

Contoh materi dan soal pertanyaan yang selalu keluar saat tes Mental Ideologi.

A. Materi Seputar TNI
1. Sudah berapa kali kamu mendaftar TNI?
2. Apa tujuan kamu Mendaftar TNI?
3. Apakah kamu mempunyai saudara di lingkungan TNI?

B. Materi Seputar Agama
1 Apa agama yang kamu anut/yakini, belajar dimana, siapa nama gurunya dan alamatnya dimana?
2. Ada berapa agama yang diakui di Indonesia dan apa saja kitab serta tempat ibadahnya? Sebutkan.
3. Sebutkan rukun islam (bagi islam)
4. Sebutkan rukun iman (bagi islam)
5. Apakah kamu bisa baca Al-Qur’an (bagi islam) atau kitab sucimu?

C. Materi Seputar Kepedulian Dengan Sesama
1. Jika kamu beragama islam, apa yang kamu lakukan jika keluarga, teman atau tetanggamu yang beragama lain (Non Muslim) sedang mengalami musibah (meninggal)? Jelaskan alasannya.
2. Jika kamu beragama islam dan temanmu yang beragama lain sedang merayakan hari besarnya. Jika kamu diundang, apakah kamu akan datang dan ikut merayakannya? Jelaskan alasannya
3. Jika kamu beragama islam dan teman atau pacar mu beragama lain, apakah kamu membiarkan nya memeluk agamanya atau mengajaknya untuk memeluk agamamu? Jelaskan alasannya.

D. Materi Seputar Pancasila dan Komunis
1. Apa dasar negara Indonesia?
2. Apa lambang negara Indonesia?
3. Apa itu Pancasila?
4. Terdiri dari berapa Sila dalam Pancasila ? sebutkan
5. Apa itu UUD 1945?
6. Terdiri dari berapa alenia UUD 1945?
7. Coba sebut dan bacakan Pembukaan UUD 1945!
8. Apa pendapatmu tentang di lakukan nya amandemen pada batang tubuh UUD 1945? Jelaskan alasannya
9. Apa itu Komunisme?
10. Siapa pencetus Komunisme?
11. Apa yang kamu ketahui tentang PKI?
12. Mengapa PKI dilarang di Indonesia?
13. Berapa kali pemberontakan yang dilakukan PKI di indonesia?
14. Bagaimana pendapatmu jika TAP MPRS no. XXV/MPRS/1966 di cabut? Jelaskan alasannya.
15. Apa itu pahlawan revolusi dan sebutkan siapa saja pahlawan revolusi itu?

Mungkin, itulah gambaran mengenai materi dan pertanyaan serta soal seputar tes Mental Ideologi ketika mendaftar sebagai prajurit TNI maupun Polri. (Sbp)

Post a Comment

0 Comments