Beginilah 7 Tips Dan Trik Lolos Psikotes TNI Polri


Koranmiliter - Untuk menjadi seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan polisi, setiap calon siswa akan menghadapi beberapa proses seleksi yang sangat ketat.

Bagi seorang calon siswa prajurit TNI dan Polri, untuk bisa sampai ke tahap pantauan tahap akhir, mereka akan melewati beberapa tahapan tes seleksi yang sangat ketat, diantaranya tes kesehatan, psikotes, jasmani, mental Ideologi, dan lainnya.

Beberapa tahapan tes seleksi sering dianggap menjadi tes yang paling sulit. hal ini dikarenakan kurangnya persiapan yang bagus.

Pada umumnya calon siswa prajurit TNI maupun polri akan banyak gugur ditahapan tes kesehatan dan psikotes. Mereka yang gugur pada tes kesehatan biasanya terkendala oleh kesehatan yang kurang baik seperti mata minus, tinggi badan kurang dan lainnya.

Sedangkan mereka yang gugur ditahap Psikotes biasanya terkendala menghadapi soal yang diberikan oleh panitia. Hal ini dikarenakan kurangnya persiapan diri.

Sebelum mendaftar, ada baiknya kamu mempersiapkan diri dengan semaksimal mungkin. Agar kamu bisa mendapatkan hasil yang memuaskan.

Tes Psikologi ini bertujuan untuk mengungkap banyak hal yaitu kecerdasan, ketelitian, kejujuran, keberanian, minat bakat, serta ketahanan yang dimiliki calon siswa prajurit TNI-Polri dalam menghadapi tekanan.

Nah pada kesempatan kali ini, Koranmiliter akan berbagi tips dan trik untuk lolos Psikotes TNI dan Polri. Simak ulasan berikut ini.

Contoh Soal Psikotes TNI Dan Polisi

Sebelum mengikuti Psikotes TNI Polisi, persiapkan terlebih dahulu alat tulis seperti pensil 2B atau HB dan cadangannya sesuai petunjuk panitia serta penghapus untuk mengantisipasi kesalahan.

1. Tes Logika Aritmatika
Tes logika aritmatika biasanya terdiri atas deret angka. Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan analisa kamu dalam memahami pola-pola tertentu (dalam wujud deret angka) untuk kemudian memprediksikan hal-hal lain berdasarkan poa tersebut. Contoh tes Aritmatika:


Tipsnya:
  • Jangan terlalu terpaku pada deret hitung atau deret ukur perhitungan matematika saja. Ada baiknya kamu melihat bilangan deret secara keseluruhan karena pola bisa berupa urutan, pengelompokan berurutan maupun pengelompokan loncat.
  • Ingatlah waktu yang tersedia, namun jangan terlalu terburu-buru dan jangan terlalu terpaku hanya pada sebuah soal. Jika soal terlalu sulitkamu bisa lompati ke soal berikutnya karena terkadang soal di bawahnya lebih mudah dipecahkan dibandingkan soal sebelumnya.

2. Tes Logika Penalaran/ CFIT
Test logika penalaran / IQ tes, biasanya terdiri atas deret gambar. Tujuan test ini adalah mengukur kemampuan anda dalam memahami pola–pola tertentu (dalam wujud gambar) kemudian melakukan prediksi berdasarkan pola pertama tersebut. Contoh tes IQ :


Tipsnya: 
Selalu berkonsentrasi, berhati-hati dan teliti dalam pengerjaan soal. Karena Bentuk gambar yang ditampilkan pada saat tes hampir serupa walau tak sama.

3. Tes Koran
Tet koran biasanya terdiri dari gugusan angka– angka yang tersusun secara membujur dari atas hingga kebawah dalam bentuk lajur-lajur. Calon siswa prajurit TNI akan diminta untuk menjumlahkan dua angka yang berdekatan dalam waktu tertentu di setiap jalurnya dan menuliskannya tepat diantara kedua angka tersebut. 

Tes ini bertujuan untuk mengukur konsistensi, ketahanan, sikap anda terhadap tekanan, kemampuan daya penyesuaian diri, ketelitian sekaligus kecepatan dalam mengerjakan suatu pekerjaan.

Pada umumnya, pengerjaan tes koran memiliki dua metode, yakni dengan cara Krapelin maupun Paulin. Krapelin adalah tes koran yang dikerjakan dari atas hingga kebawah. Sedangkan Paulin adalah tes koran yang dikerjakan dari bawah hingga keatas . Contoh tes koran:


Tipsnya :
  • Mulai lah dengan rileks tanpa tekanan, kerjakan soal dengan meminimalisir kesalahan dalam penjumlahan.
  • Jika anda melakukan kesalahan pada saat penjumlahan tes koran, ada baiknya untuk terus melanjutkan tes koran daripada mengulangi. Karena, jika anda ulangi, proses ini akan membutuhkan waktu dan akan membuang kesempatan anda untuk mengerjakan soal yang lainnya.
  • Pada saat mengerjakan tes koran tersebut, usahakan jumlah angka yang dijumlahkan pada masing-masing jalur stabil. Hasilnya akan lebih baik jika dibandingkan kamu memaksakan diri di awal tes namun kendor di pertengahan dan akhir tes. Kendalikan diri kamu untuk menghemat tenaga.

4. Tes Wartegg
Tes wartegg biasanya terdiri dari 8 kotak yang berisi bentukan-bentukan tertentu seperti titik, garis kurva, 3 garis sejajar, kotak, dua garis saling memotong, dua garis terpisah, tujuh buah titik tersusun setengah melengkung dan garis setengah melengkung. 

Kemudian kamu akan diminta menggambar sesuai imajinasi kamu, lalu menuliskan urutan gambar yang telah kamu buat.

Kamu juga akan diminta menuliskan nomor pada setiap gambar. dimulai dari gambar yang paling disukai, tidak disukai, paling sulit dan mudah menurut kamu. Tujuan tes ini adalah mengukur emosi, imajinasi, intelektual dan akttifitas subjek. Contoh tes Wartegg.


Tipsnya :
  • Dalam pengerjaan tes wartegg mulailah dari objek yang paling mudah dan disukai kemudian akhiri dengan objek yang paling sukar dan tidak kamu sukai
  • Setelah pengerjaan setiap satu objek, jangan lupa untuk menuliskan nomor pada objek tersebut, usahakan urutan gambarnya tidak berurutan.
  • Usahakan pengerjaan tes warteg memiliki keterkaitan dan arti dari setiap gambar serta jangan lupa beri penjelasan pada gambar tersebut setelah mengerjakan tes Wartegg.

5. Tes Menggambar Orang/Manusia
Tes menggambar Orang/Manusia ini mengharuskan kamu untuk menggambar seseorang, untuk kemudian kamu deskripsikan usia, jenis kelamin serta aktifitas yang sedang dilakukan oleh objek Tersebut. Tes Ini bertujuan untuk mengetahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan emosi serta ketahanan kerja kamu. Contoh tes menggambar Orang/Manusia.


Tipsnya:
  • Gambarlah objek manusia tersebut secara utuh mulai dari ujung kepala sampai ke ujung kaki secara detail dan lengkap dengan organ tubuhnya.
  • Usahakan dalam proses anda mengerjakan tes gambar tersebut organ pada tubuhnya tidak besar sebelah atau tinggi sebelah serta posisi gambar tepat ditengah-tengah kertas jawaban. Minimalisir penggunaan penghapus karna dapat mempengaruhi nilai kamu.

6. Tes Menggambar Pohon
Tes menggambar pohon ini biasanya mengharuskan kamu untuk menggambar sebuah pohon yang kokoh, berkambium, bercabang dan berbuah. Sehingga kamu tidak diperbolehkan untuk menggambar pohon beringin, pohon bambu, pohon pisang, dan semak belukar. Contoh tes menggambar pohon:


Tipsnya :
  • Gambarlah pohon yang kokoh, berbuah, memiliki ranting banyak dan akar yang kokoh serta dedaunan yang lebat. Seperti pohon mangga ataupun nangka
  • Bagi kamu yang belum mahir dalam menggambar, ada baiknya sebulan atau dua bulan sebelum mendaftar untuk melatih dan mempersiapkan diri semaksimal mungkin agar hasil yang kamu terima akan memuaskan.

7. Tes Menggambar Pohon, Rumah, Dan Manusia
Sama seperti tes menggambar sebelumnya, untuk tes menggambar pohon, rumah, dan manusia sekaligus atau 3Dimensi, biasanya mengharuskan kamu untuk menggambar sebuah pohon, rumah, dan manusia pada satu kertas salam waktu yang bersamaan. Contoh tes menggambar 3Dimensi :


Tipsnya :
  • Pertama-tama gambarlah objek yang menurut kamu paling mudah. Lakukan dengan santai dan jangan terburu-buru. Setelah ketiga objek telah selesai kamu kerjakan, ada baiknya memberikan gambar hiasan tambahan seperti pagar, awan, bebatuan agar gambar lebih hidup.
Untuk kamu yang kesulitan menghadapi Psikotes TNI ini, kamu bisa download file mengenai Psikotes yang telah admin persiapkan Disini. atau menghubungi admin melalui kontam yang telah disediakan.

Sekian tips dan Trik lolos Psikotes TNI, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kalian yang akan maupun yang sedang mencoba mendaftar menjadi prajurit TNI. Semoga sukses selalu!
*Link Download Sedang Admin Persiapkan

Post a comment

0 Comments