Fakta, Inilah Perbedaan Baret TNI Dan Polisi

KORANMILITER - Setiap aparatur negara tentunya memiliki tugas dan peranan yang berbeda beda. Hal itu dapat dengan mudah dikenali dengan mengetahui perbedaan dari setiap atribut yang digunakan sehari hari. Begitu juga dengan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Dan Kepolisian RI (Polri). Selain seragam mereka yang khas, Ternyata salah satu ciri yang menonjol dari kedua institusi ini adalah baret.


Baret merupakan sebuah topi yang berbentuk bulat dan pipih, serta memiliki emblem sebagai tanda ciri khasnya. Mungkin, jarang terpikir dibenak sebagian orang, kenapa baret prajurit TNI dengan Kepolisian itu berbeda. Selain warnanya yang berbeda - beda, ternyata posisi miring saat pemakaian baret tersebut juga berbeda. 

Lalu, tahukah kamu alasan dari perbedaan penggunaan baret oleh TNI dan Polisi tersebut? simak ulasan berikut ini.

Perbedaan arah miring dari penggunaan baret oleh institusi TNI dan Polisi menandakan tugas dan fungsi mereka berbeda. Pada umumnya, institusi Kepolisian menggunakan baret yang posisinya miring ke debelah kiri. Ini menandakan fungsi mereka sebagai  lembaga yang mempunyai tugas keamanan, pengamanan serta penegakan hukum bagi masyarakat sipil.

Sedangkan institusi TNI pada umumnya menggunakan baret yang posisinya miring kearah sebelah kanan. Ini menandakan fungsi mereka sebagai lembaga pertahanan dan merupakan pasukan yang siap tempur. 

Namun tidak semua prajurit TNI menggunakan baret dengan posisi miring kesebelah kanan. Ada juga yang menggunakan baret posisi Miring ke sebelah kiri. Ini menandakan mereka bertugas sebagai penegak hukum dan kedisiplinan dalam lingkup ke militeran. Mereka yang menggunakan baret dengan posisi miring kesebelah kiri adalah prajurit TNI yang berdinas di Detasemen Polisi Militer.

Baret pada setiap satuan TNI dan Polisi berbeda-beda, Memiliki arti tersendiri sesuai dengan latar belakang masing - masing Satuan.

Berikut ini adalah daftar baret yang biasa digunakan dalam institusi TNI :

Baret TNI Angkatan Darat
  • Kopassus : Warna baret merah dengan lambang Tribuana Chandraca Satya Dharma.
  • Kostrad : Warna baret hijau dengan lambang Cakra Sapta Agni.
  • Infanteri : Warna baret hijau dengan lambang Yudha Wastu Pramuka.
  • Kaveleri : Warna baret hitam dengan lambang Tri Daya Cakti.
  • Arhanud : Warna baret coklat dengan lambang Vyati Rakca Bhala Cakti.
  • Armed : Warna baret coklat dengan lambang Tri Shandya Yudha.
  • Zeni : Warna baret Abu - abu dengan lambang Yudha Karya Satya Bhakti.
  • Perhubungan : Warna baret Hijau dengan lambang Cigrha Apta Nirbaya.
  • Bekangad : Warna baret biru tua dengan lambang Dharmagati Ksatria Jaya.
  • Penerbad : Warna baret merah dengan lambang Kuda Bersayap.
  • Polisi Militer AD : Warna baret biru muda dengan lambang Satya Wira Wicaksana

Baret TNI Angkatan Laut
  • Marinir : Warna baret ungu dengan lambang Jalesu Bhumyamca Jayamahe 
  • Kopaska : Warna baret merah dengan lambang Tan Hana Wighna Tan Sirna
  • Denjaka : Warna baret ungu dengan lambang Satya Wira Dharma
  • Polisi Milter AL : Warna baret biru muda

Baret TNI Angkatan Udara
  • Korpaskhas : Warna baret jingga dengan lambang Karmaye Vadikaraste Mafalesu Kadacana
  • Denbravo : Warna baret jingga dengan lambang Catya Wihikan Awacyama
  • Polisi Militer AU : Warna baret biru muda dengan lambang Wira Waskita

Itulah perbedaan baret TNI dan Polisi. Didalam instansi TNI, untuk dapat menggunakan baret TNI tertentu, seorang prajurit TNI terlebih dahulu harus mengikuti pendidikan yang sangat keras selama beberapa bulan. Maka dari itu, baret TNI merupakan suatu kebanggan bagi tiap-tiap satuan di TNI dan bagi prajurit itu sendiri. (Sbp)

Post a Comment

0 Comments