Terjaring Razia, Polisi Militer Sita Jaket dan Kaos TNI dari Dua Warga Sipil

KORANMILITER - Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) Ponorogo menggelar razia dan sosialisasi penegakan hukum polisi militer (PM) Waspada Wira Celurit di perbatasan Ponorogo-Madiun, Rabu (20/3/2019).


Dansatgakumwal Subdenpom Ponorogo Kapten CPM Subagyo mengatakan, agenda razia yang dilaksanakan Sub Denpom Ponorogo itu sasaran utamanya anggota Kodim 0802 Ponorogo. Razia digelar untuk anggota TNI yang menggunakan kendaraan pribadi atau dinas.

Petugas dari Polisi Militer memeriksa surat kelengkapan kendaraan seperti SIM dan NRKB (Nomer Register Kendaraan Bermotor)

Meskipun demikian, sejumlah warga sipil juga turut diperiksa. Warga sipil yang melintas ikut terjaring operasi karena menggunakan atribut TNI.


Dari sejumlah warga yang ikut terjaring razia, dua diantaranya diperiksa intensif oleh pihak Polisi Militer karena memakai jaket dan kaos TNI.


Menurut pengakuan mereka, jaket dan kaos TNI yang digunakan milik anaknya.

"Ini punya anak saya pak. Kan sudah lusuh ya saya pakai saja," ujar salah satu warga yang ikut terjaring razia.

Meski begitu, jaket dan kaos yang dipakai dua warga sipil itu akhirnya dilepas dan diamankan oleh anggota Sub Denpom Ponorogo, karena sudah menjadi peraturan.

"Apapun alasannya, mereka tidak boleh memakai atribut (TNI) tersebut," jelas Subagyo

Sementara dalam razia dua anggota TNI juga ikut terjaring. Satu anggota kedapatan masa berlaku BPKB-nya habis, satu lainnya masa berlaku SIM-nya juga telah habis.

"Keduanya kami beri kesempatan untuk memperpanjang. Tapi kalau nanti diulang ya berarti akan dikenakan denda," terang Subagyo. (Psr)

Post a Comment

0 Comments