Tujuh Bulan Tak Bertemu, Ibu Ini Menangis Haru Saat Melihat Anaknya Jadi Kopassus


Koranmiliter - Menjadi seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan sebuah pilihan dan kebanggaan tersendiri.

TNI memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan pemuda ditanah air. Mereka berlomba-lomba untuk dapat bergabung menjadi anggota TNI

Bagi setiap orang tua, menjadi suatu kebanggaan tersendiri ketika melihat putra dan putrinya berhasil mewujudkan cita-cita yang selama ini diimpikan.

Namun, ketika sudah menjadi anggota TNI, jauh dari keluarga dan jarang berkomunikasi karena sedang menjalankan tugas atau menempuh pendidikan merupakan sebuah kenyataan yang harus diterima.

Tak heran jika mendapatkan cuti maupun menghadiri acara pelantikan usai melaksanakan pendidikan merupakan hal yang paling ditunggu. Karena hanya dengan begitu dapat kembali berkumpul bersama keluarga.

Tak heran jika banyak momen haru yang terjadi saat seorang prajurit dapat bertemu dan berkumpul bersama keluarga tercinta.


Seperti momen haru yang satu ini, dilansir dari akun Youtube Radarmiliter (30/10), seorang ibu terlihat menangis haru saat bertemu putra tercintanya yang telah menyelesaikan pendidikan Kopassus selama tujuh bulan.

Momen haru itu terjadi ketika acara pelantikan prajurit Kopassus angkatan 101 tahun 2017 di pantai permisan, Cilacap, Jawa Tengah.

Uniknya, di dalam video yang berdurasi 3 menit 30 detik itu. Untuk dapat bertemu dengan putranya, Ibu tersebut harus mengenali prajurit Kopassus yang berdiri dengan seragam dan wajah yang sudah diberi motif loreng.

Saat bertemu, tangis air mata haru pun pecah seketika. Terlihat kedua orangtua dari prajurit Kopassus itu tak kuasa menahan air mata sembari memeluk putra tercintanya.

Video itu telah ditonton sebanyak 1,4 juta kali. Beragam komentar positif turut membanjiri video  tersebut.

Seperti diketahui, setelah diuji selama 7 bulan, pendidikan Komando angkatan 101 telah mewisudakan sebanyak 215 prajurit muda Korps Baret Merah. (Sbp)

Silahkan lihat videonya disini.

Post a Comment

0 Comments