Beginilah Kerasnya Pendidikan Menjadi Prajurit Kopassus

KORANMILITER – Komando Pasukan Khusus (Kopassus) merupakan salah satu pasukan terbaik di dunia yang dimiliki Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD).


Berbagi misi telah dilakukan pasukan khusus ini sampai membuat pasukan ini cukup disegani dunia. Namun tak menutup kemungkinan bahwa sudah banyak prajurit terbaik yang dimiliki satuan baret merah ini gugur dipangkuan Ibu Pertiwi.

Lalu, tahukah kamu bagaimana caranya menjadi seorang prajurit Kopassus? simak disini penjelasannya.

Cara Menjadi Prajurit Kopassus

Pertama, Kopassus akan membentuk tim rekrutmen yang akan mendatangi setiap rindam-rindam untuk melakukan seleksi kepada para prajurit TNI yang telah selesai melaksanakan Pendidikan dasar kecabangan.

Kemudian, prajurit TNI tadi akan menghadapi serangkaian tes, yakni tes kesehatan, fisik atau jasmani, akademis dan psikologi.

Setelah melewati proses seleksi dan dinyatakan lolos, prajurit yang memenuhi kriteria tadi akan dikirim ke Markas Komando Pasukan Khusus di Cijantung dan dipersiapkan untuk mengikuti pendidikan Komando di Batujajar, Jawa Barat selama 7 bulan.


Pendidikan Komando ini terdiri dari prajurit Perwira, Bintara dan Tamtama yang telah terpilih melalui seleksi yang ketat untuk mengikuti pendidikan tersebut.

Saat pendidikan, para prajurit akan melewati rangkaian materi latihan. Dimulai dari sebrangi selat hingga didera siksaan yang melampaui batas daya tahan manusia

Di Pusat Pendidikan Kopassus (Pusdikpassus) Batujajar, selama tujuh bulan (28 minggu) para calon prajurit kopassus akan ditempa dan digembleng serta tidak dapat berkomunikasi dengan dunia luar.

Pendidikan Kopassus terbagi dalam tiga tahapan pelatihan. tahap pertama, pelaksanaan pendidikan yang dilaksanakan di basis selama 18 minggu. Kemudian pada tahap kedua seluruh peserta akan dilepas di hutan dan pegunungan. Masing-masing sebanyak dua kali selama enam minggu.


Selanjutnya tahap terakhir atau tahap ketiga akan diakhiri dengan tahap rawa laut selama empat minggu.

Selama mengikuti pendidikan, para calon prajurit Kopassus akan melepaskan pangkat dan semua akan sama rata dihadapan pelatih, tanpa membedakan prajurit Perwira, Bintara, maupun Tamtama. 

Pendidikan Komando Ini merupakan salah satu diantara sembilan sekolah pendidikan yang diselenggarakan di Pusdiklatpassus Kopassus.

Prajurit yang berhasil menjadi lulusan terbaik akan mendapatkan sangkur perak sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan bagi prestasi yang diraih prajurit selama melaksanakan Pendidikan Komando.


Namun demikian, tidak seluruh calon prajurit Kopassus nampu menyandang kualifikasi Komando sehingga dapat dinyatakan lulus dan dilantik sebagai prajurit Kopassus.

Mereka yang tidak lulus biasanya terkendala oleh kesehatan sehingga tidak mampu menyelesaikan pendidikan Komando dan akan dikembalikan ke ksatuan asal. Hingga saat ini, pendidikan Komando telah mewisudakan setidaknya 103 Angkatan pada tahun 2019. (Sbp)

Post a Comment

0 Comments