TNI Berhasil Pulangkan 9 WNI Kembali Ke Tanah Air Usai Ditahan Tentara Malaysia


Koranmiliter - Sebanyak 9 orang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Dusun Panga, Desa Semanget, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau berhasil dipulangkan kembali ke tanah air oleh TNI bersama pihak terkait usai sebelumnya ditahan oleh pihak Tentera Diraja Malaysia (TDM) Tebedu. 

Hal ini disampaikan Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe di Makodam XII/Tpr.

Pemulangan kesembilan WNI tersebut merupakan hasil koordinasi Pangdam XII/Tpr dengan Panglima 1 Divisyen TDM, sehingga pada pukul 16.42 WIB sore senin (14/10). kesembilan warga tersebut sudah tiba kembali di PLBN Entikong.

Proses pembebasan kesembilan WNI itu berlangsung selama empat hari. Melalui perwakilannya di Sarawak Malaysia, TNI melakukan negoisasi intens dengan pihak TDM hingga disepakati pemulangan dilakukan pada hari senin (14/10).

Kesembilan WNI asal dusun Panga itu diketahui berangkat ke Malaysia untuk membeli kebutuhan kegiatan adat. Kemudian, saat hendak kembali ke Indonesia, di tengah perjalanan pulang mereka bertemu dengan TDM yang sedang berpatroli.

Setelah mendapat laporan penangkapan sembilan WNI Jumat sore, pihak TNI langsung berkomunikasi dengan ILO TNI di Kuching, Imigrasi dan TDM untuk memulangkan kesembilan wni tersebut.

Koordinasi pemulangan 9 wni ke tanah air tidak mengalami hambatan. Hal ini dikarenakan kerjasama antara TNI dengan TDM terkait penyelesaian di wilayah perbatasan kedua belah pihak telah terjalin lama.

Kapendam XII/Tpr menjelaskan, pemulangan sebanyak 9 warga Dusun Panga dari Malaysia didampingi oleh pihak Konjen RI, Ka ILO TNI dan pihak Imigrasi Malaysia.

“Setibanya di PLBN Entikong dilakukan penyerahan secara resmi oleh pihak Imigrasi Malaysia kepada pihak Imigrasi Indonesia,” tutur Kapendam XII/Tpr.

Penyerahan dihadiri oleh, Dankolakopsrem 121/Abw, Brigjen TNI Bambang Trisnohadi, Wakil Bupati Sanggau, Kasiintel Kolakopsrem 121/Abw, Dansatgas Pamtas Yonmek 643/Wns, Kapolres Sanggau, Kepala Imigrasi Entikong, serta Muspika Kec. Entikong.

“Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Tim Kesehatan dari Karantina Entikong, Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns dan Puskesmas Entikong sembilan warga kita dalam keadaan sehat, tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan, hanya 1 orang mengalami sakit asam urat yang sudah diderita sejak sebelum kejadian penangkapan,” jelasnya.

Kapendam XII/Tpr mengatakan, atas pemulangan 9 warga tersebut, masyarakat Dusun Panga memberikan apresiasi serta mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh TNI khususnya Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns dan semua pihak yang turut serta dalam membantu pemulangan WNI tersebut. (Psr)

Post a Comment

0 Comments