Teror Suara Tembakan 3 Kali, TNI Siaga 1 Dan Tutup Perbatasan RI-PNG


Koranmiliter - Telah terjadi insiden teror suara tembakan di wilayah Perbatasan Republik Indonesia (RI) dengan Papua New Guinea (PNG).

Teror suara tembakan itu terdengar sebanyak tiga kali di wilayah perbatasan Republik Indonesia (RI)- Papua Nugini (PNG), tepatnya di Skow-Wutung, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Selasa (1/10/2019).

Pasca teror suara tembakan tersebut, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Yonif 713/Satya Tama, memberlakukan siaga satu. Untuk sementara waktu pintu perbatasan RI - PNG pun ditutup.

Pagar perbatasan RI-Papua Nugini (PNG) di Skouw-Wutung, Kota Jayapura, Papua, ditutup pada Selasa (1/10/2019) pagi.

Terkait penutupan wilayah perbatasan, hal itu dibenarkan Dony, selaku Dansatgas Pamtas. Ia menyebutkan agar warga tidak memasuki wilayah Tapal Batas hingga dinyatakan aman.

Diakui Dony, setelah teror tembakan pada pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIT, pihaknya membentuk dua tim untuk menyisir disekitar suara tembakan.

Saat penyisiran dilakukan, tidak ada ditemukan proyektil peluru, maupun bekas tembakan pada Gedung PLBN (Pos Lintas Batas Negara).

"Semua aman. Tidak ada proyektil yang kita temukan. Pelaku kabur ke arah PNG," jelas Dony saat dikutip dari Antara (1/10).

Prajurit TNI akan terus bersiaga, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan. Dalam menjaga kedaulatan perbatasan.

Sebelumnya, peristiwa yang sama pernah terjadi ditahun 2014. Aksi teror terjadi kemudian kabur ke PNG. Namun demikian pihaknya tetap memperketat penjagaan diwilayah perbatasan.

Untuk pelaku, diduga adalah Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata yang beroperasi di wilayah perbatasan negara. Kelompok ini bersembunyi dan melakukan kegiatan di negara tetangga PNG. (Sbp)

Post a Comment

0 Comments