Kisah Haru, Satgas Yonif MR 411 Kostrad Bantu Proses Kelahiran Di Tengah Hutan


Koranmiliter - Tentara Nasional Indonesia yang tergabung dalam satuan tugas pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) bertugas untuk memastikan setiap jengkal keutuhan negara.


Prajurit TNI akan memastikan setiap batas negara tidak akan bergeser. Ternyata, selain memastikan keutuhan negara, para prajurit TNI juga manunggal bersama masyarakat setempat.

Seperti yang dilakukan prajurit TNI Yonif MR 411/PDW Kostrad yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI - PNG. Para prajurit TNI itu membantu proses proses persalinan warga di tengah hutan

Kejadian penuh haru dilakukan oleh para prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad, khususnya Pos Yakyu saat membantu persalinan seorang warga di tengah hutan yang berjarak ±700 Meter dari RT 03 Yakyu, Kampung Rawabiru, Distrik Sota, Merauke, Papua.

Dijelaskan Dansatgas Mayor Inf Rizky Aditya, kejadian penuh haru itu bermula Rabu pagi, saat Danpos Yakyu, Letda Inf I Komang Adhi menerima laporan dari Bapak Nakti Mbanggu bahwa anak perempuannya yang bernama (Deliana) mengalami kontraksi saat hendak mengambil kumbili di hutan dan segera membutuhkan pertolongan karena akan melahirkan.

“Saat berkordinasi Letda Inf Komang meminta supaya di evak ke Pos, namun pihak keluarga menolaknya karena sesuai hukum adat saat persalinan harus berada di hutan selama 1 minggu. Atas hal tersebut selanjutnya Danpos memerintahkan Sertu Holvan Arif bersama 3 anggota untuk segera menuju kehutan agar dapat memberikan bantuan persalinan,” ujarnya.

Beruntung, saat sampai di lokasi sang ibu yang hendak melahirkan itu segera mendapat pertolongan dari Takes Pos, Pratu Suparyadi dan Pratu Teguh Utomo.


Hingga akhirnya melalui proses yang dramatis, ibu tersebut berhasil melahirkan seorang anak laki-laki dengan proses persalinan berjalan lancar dan kondisi keduanya (ibu dan bayi) dalam keadaan sehat dan selamat.

Kemudian, saat proses persalinan telah selesai dan berjalan dengan lancar, pihak keluarga sepakat memberi nama sang bayi Rudy Marcelo Darma Putra Maywa. Nama tersebut merupakan gabungan lambang Kostrad dan salah satu marga di Suku Kanum.

Selanjutnya sebagai bentuk perhatian, Pos Yakyu memberikan bantuan berupa susu kaleng, biskuit, kelambu lapangan, selimut dan beras.

”Apa yang dilakukan Satgas, merupakan implementasi dari komitmen kami sejak awal penugasan, yakni melaksanakan tugas yang berorientasi pada kebermanfaatan diri bagi lingkungan dan dapat hadir memberikan bantuan bagi warga yang membutuhkan,” tegasnya.

Sementara itu, Nakti Mbanggu kakek dari sang bayi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 411 Kostrad yang telah membantu persalinan putrinya.

“Kami semua berharap Marcelo Dharma Putra dapat menjadi berkat bagi orang lain dan kelak menjadi seorang prajurit TNI seperti bapak-bapak yang membantu kelahirannya,” tambahnya. (Mnl)

Post a Comment

0 Comments