Dua Anggota TNI Datangi Remaja Putus Sekolah Yang Viral Karena Bersihkan Jalan Berlumpur


Koranmiliter - Media sosial kembali dihebohkan oleh aksi heroik seorang remaja asal Bireuen yang bersihkan jalan berlumpur seorang diri.

Video aksi remaja yang bersihkan jalan berlumpur itu diunggah seorang pengguna akun Facebook dengan nama Amar Aceh. Belakangan diketahui, Remaja yang viral itu bernama Aris Munandar (19) atau yang akrab disapa Bodrex.

Bodrex terekam kamera netizen saat sedang membersihkan jalan berlumpur di Desa Blang Seupeng, Kecamatan Jeumpa, Bireuen.

Bodrex Di Datangi Dua Anggota TNI

Video viral itu mendapat respons positif dan rasa simpatik yang begitu besar kepada remaja viral itu.

Tidak hanya di dunia maya, rasa simpatik dan kagum terhadap Bodrex juga disampaikan secara langsung oleh beberapa kalangan.

Seperti yang dilakukan oleh dua anggota TNI yang bertugas di Kodim 0111 Bireuen.

Dengan menggunakan seragam dinas yang lengkap, dua prajurit TNI AD ini mendatangi Bodrex di rumahnya. Tujuan kedatangan anggota TNI itu untuk memberi motivasi dan semangat kepada remaja putus sekolah yang menjadi tulang punggung bagi tiga adiknya yang masih kecil itu.

Setelah beberapa hari yang lalu tulisan saya di Fecebook tentang "(Bodrex) Remaja Bireuen yang membersihkan lumpur di...
Dikirim oleh Amar Aceh pada Kamis, 24 Oktober 2019

Kabar kedatangan dua prajurit TNI ke rumah Bodrex juga disampaikan oleh pemilik akun FB Amar Aceh.

Menurut Amar, kedatangan kedua anggota TNI Kodim 0111 Bireuen itu karena merasa penasaran dan juga iba dengan kehidupan bodrex setelah membaca berita yang viral.

Setelah mendengar kisah kehidupan keluarga bodrex, kedua anggota TNI dari Kodim 0111 Bireuen, memberikan sedikit rezeki (bantuan) kepada bodrex, atas dedikasi yang telah peduli terhadap sesama.

Bodrex Jadi “Orang Tua Tunggal” Untuk Tiga Adiknya

Bodrex memang remaja hebat, setelah kedua orangtua nya berpisah. Bodrex menjadi orangtua tunggal untuk ketiga adiknya sekaligus menjadi kepala keluarga usai ibunya memutuskan untuk menjadi TKW di negeri jiran.

Untuk melanjutkan kehidupan bodrex dan ketiga adiknya, akhirnya dia berhenti sekolah, yang waktu itu nilai rapor nya tidak jelek-jelek banget.

Bodrex kemudian menjelma menjadi orang kuat. Padahal badan nya kecil, dia tidak peduli kata-kata orang terhadap nya, yang penting asalkan bisa dapat uang untuk bertahan hidup.

kini, Aris Munandar atau Bodrex harus banting tulang menyekolah adik-adiknya dan mengasapi dapur rumah neneknya.

Untuk menyekolahkan dan bertahan hidup, remaja kelahiran 4 Mei 2000 ini menjadi buruh harian di usaha perabotan. sehari-hari Bodrex mengaku hanya mendapatkan upah Rp 60.000.

Namun, di balik kesibukannya bekerja sebagai buruh harian, Bodrex ternyata juga aktif di organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) Cabang Bireuen.

saat ditanya kepada Bodrex alasan yang motivasinya membersihkan jalan berlumpur seorang diri oleh pemilik akun Amar Aceh.

Awalnya Bodrex tidak begitu tertarik merespons pentanyaan Amar. Namun setelah beberapa kali ditanyatakan, akhirnya remaja itu buka suara.

Pengakuan mengejutkan pun diungkap Bodrex saat ditanya Amar.

Sebuah kejadian nahas harus dialami Bodrex. Suatu ketika Bodrex terpleset dan jatuh dari kereta (sepeda motor). Ia pun harus rela kehilangan penglihatannya disebelah kanan. Kejadian nahas itulah yang akhirnya menjadi alasan Bodrex melakukan aksi yang mulia itu.

'bg Amar? (jari telunjuk dia menunjuki mata nya sebelah kanan) mata saya yang satu ini bg amar gak bisa melihat lagi," ungkap Bodrex kepada Amar

"kenapa bodrex?," tanya Amar

"Ini bg amar saya terpeleset hingga jatuh dengan kereta, gara-gara lumpur begini juga, tapi waktu itu mata saya biasa aja, cuma bengkak biasa, cuma karna saya tidak punya uang dan ketidak tahuan saya waktu itu bg amar, sehingga mata saya begini bg amar, mungkin memang saya ditakdirkan Oleh Allah hanya satu mata yang masih bisa melihat bg amar,"

"Cukup saya aja bg amar yang merasakan dengan melihat satu mata, saya tidak di kasih uang oleh siapapun, saya lakukan ini dengan tulus, hanya ini yang bisa saya bantu, kusus nya warga desa saya ( blang seupeng) umum nya pengguna jalan bg amar," terang Bodrex kepada Amar.

Sontak saja pengakuan Bodrex itu membuat Amar terdiam sejenak. Bodrex memang sosok remaja yang hebat dan berjiwa sosial yang tinggi.

Hingga artikel ini diterbitkan, cerita inspiratif dari Bodrex itu telah dibagikan ratusan kali di media sosial. (Sbp)

Mari bergabung bersama kami di Instagram.




"Bang Amar, mata saya yang satu ini (sembari menunjuk mata sebelah kanan) gak bisa lihat lagi bang. Saya terpeleset jatuh dengan kereta gara - gara lumpur begini juga. Tapi waktu itu mata saya biasa aja cuma bengkak biasa. Cuma karena saya tidak punya uang dan ketidaktahuan saya waktu itu bang, mata saya jadi begini. Mungkin memang saya ditakdirkan oleh Allah hanya satu mata yang bisa melihat," jelas Bodrex pada pemilik akun Amar Aceh. . "Saya tidak dikasih uang oleh siapapun, saya lakukan ini dengan tulus, hanya ini yang bisa saya bantu, khususnya warga desa saya (Blang Seupeng), dan pengguna jalan ini bang Amar,'' pungkas Bodrex. Remaja yang berusia 19 tahun kelahiran Jeumpa, Bireun, ini bernama asli Haris Munandar. Namun warga setempat memanggilnya Bodrex. Aksi remaja ini membersihkan lumpur seorang diri menyedot perhatian publik setelah diunggah di jejaring sosial oleh akun Amar Aceh. Putus sekolah demi menghidupi 3 orang adeknya, tak membuat jiwa sosial bodrex surut. Meski lelah pulang dari kerja serabutan, ia menyempatkan diri membersihkan lumpur di jalan desa agar tak ada pengguna jalan celaka akibat lumpur tersebut. Bodrex dan 3 adiknya harus menjalani hidup tanpa kedua orang tua mereka. Pasca berpisah dari ayah Bodrex, sang ibu memutuskan menjadi TKW di negeri Jiran.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Koran Militer (@koranmiliter) pada

Post a Comment

1 Comments

  1. Lha pak tentaranya terus bantuin apa lagi?? Apa cuma datang kasih support motivasi saja??

    ReplyDelete

Berkomentarlah dengan bijak dan benar sesuai dengan topik artikel yang dibahas!