Prajurit TNI Berhasil Bebaskan Bupati Yang Ditawan Kelompok Separatis


Koranmiliter - Prajurit TNI dari Batalyon Mandala Yudha Kostrad berhasil membebaskan Bupati Lebak yang sempat ditawan oleh kelompok separatis di kawasan Pendopo Bupati Lebak, Rangkasbitung, Sabtu (14/9/2019).

Sebanyak 32 prajurit TNI dikerahkan untuk membebaskan Bupati Lebak yang ditawan pelaku di sebuah ruangan, di dalam pendopo kecil.

Baku tembak antara anggota TNI dengan pelaku kelompok separatis bersenjata yang sudah menguasi pendopo sempat terjadi.

Delapan prajurit TNI berhasil menyerbu masuk menggunakan motor trail ke kawasan gedung Sekretariat Daerah (Setda) Lebak.

Sedangkan sejumlah prajurit TNI lainnya terlihat melakukan pengamanan dengan berjaga di dua pintu gerbang masuk kantor pemerintahan tersebut.

Hqnya Kurang dari tiga menit, prajurit TNI berhasil melumpuhkan para pelaku. Sementara itu, beberapa prajurit TNI yang bersiaga kemudian bergegas untuk mengevakuasi bupati ke dalam mobil dengan pengawalan yang ketat.

Setelah berhasil membebaskan tawanan, prajurit TNI pun meledakan lokasi sebagai pertanda tempat yang sebelumnya dikuasai pelaku berhasil direbut.

Suasana mencekam di area pendopo tersebut bukan kejadian sebenarnya, melainkan bagian dari simulasi materi operasi red pembebasan tawanan dan penghancuran yang digelar Batalyon Mandala Yudha.

Simulasi operasi red ini diumpamakan apabila pejabat pemerintah ditawan oleh kelompok separatis bersenjata, maka pasukan Batalyon Mandala Yudha siap dengan kecepatan dan ketepatan melakukan pembebasan tawanan.

Simulasi ini melibatkan 32 prajurit yang dibagi menjadi empat kelompok. Mengingat bersifat urgent, kecepatan dan ketepatan sangat penting dalam operasi tersebut

Simulasi ini juga bertujuan untuk mengasah kemampuan Batalyon Mandala Yudha dalam menghadapi berbagai ancaman kejahatan. (Sbp)

Post a Comment

0 Comments