Anak Serda Rikson, Prajurit TNI Yang Gugur di Papua Prioritas Masuk TNI


Koranmiliter - Sersan Dua (Serda) Rikson Edi Candra merupakan prajurit TNI yang gugur usai terkena panah saat melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa di Papua.

Almarhum meninggalkan Istri bernama Endang Susilawati dan dua orang anak bernama Richard D, umur 13 tahun dan Shakira, umur 9 tahun.

Untuk menghargai jasa serda Rikson, Anak almarhum Sersan Dua Rikson Edi Candra yang gugur di Papua akan menjadi prioritas bila mereka ingin menjadi anggota TNI.

Hal itu disampaikan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II/Sriwijaya Kol Inf Djohan Darmawan di Palembang. Djohan mengatakan, bila ada anak almarhum Rikson ingin menjadi anggota TNI akan menjadi prioritas.

Kebijakan ini diberikan karena jasa Serda Rikson yang mengamankan unjuk rasa di Kabupaten Deiyai, Papua hingga mengakibatkan almarhum gugur saat bertugas.

"Oleh karena itu bila ada anaknya yang ingin menjadi anggota TNI akan menjadi priortias", tegas Djohan.

Kapendam juga menjelaskan bahwa Kodam II/Sriwijaya akan memberikan santuan bagi keluarga korban almarhum Rikson.

Almarhum Serda Rikson Edi Chandra merupakan prajurit Yonkav 5/DPC yang sedang menjalankan tugas pengamanan di Papua.

Serda Rikson tergabung dalam Satuan Tugas Teritorial (Satgaster) di Papua, merupakan anggota TNI dari Satuan Yonkav 5/DPC Karang Endah. (Sbp)

Post a Comment

0 Comments