Prajurit TNI Yang Tergabung Dengan Satgas Tinombala Berhasil Menangkap Satu Anggota MIT

KORANMILITERPersonil TNI yang tergabung dalam Satuan tugas (Satgas) Tinombala berhasil menangkap seorang anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur ( MIT). Kejadian bermula setelah personil TNI mendapatkan laporan dari warga. 


Kemudian satgas Tinombala meluncur ke TKP. Pada tanggal 3 Maret 2019 pukul 17.15 wita terjadi kontak senjata Anggota MIT dengan Satgas Tinombala yang dipimpin Mayor Inf. Aryudha di wilayah perkebunan Padopi, Poso Pesisir selatan Kab. Poso. Satu DPO berhasil ditangkap.

Anggota MIT yang berhasil ditangkap bernama Aditya alias Idad alias Kuasa, tertembak dan ditangkap dalam keadaan hidup oleh Satgas dalam kontak tembak di Desa Padopi, Poso Pesisir Selatan, Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (3/3/2019).

Selain Aditya, satu anggota kelompok teroris MIT pimpinan Ali Kalora lainnya bernama Basir alias Romzi tertembak mati dalm kontak senjata tersebut.


Ba'asyir, merupakan anggota kelompok Ali Kalora yang memegang senjata, yakni senjata laras panjang M-16. Selain itu, Ba'asyir juga memiliki peran yang penting dalam kelompok tersebut karena kepiawaiannya dalam mengoperasikan senjata M-16.

Anggota Satgas Tinombala yang bertugas terdiri dari 3 satuan setingkat kompi dari Polda, satu satuan setingkat kompi dari mabes Polri dan 2 satuan setingkat kompi dari TNI. Untuk satu kompi sendiri teridir dari 100 orang.

Untuk proses lebih lanjut, Aditya kemudian dibawa ke Mapolda sulteng oleh pihak kepolisian.

Aditya kini sedang diperiksa secara intensif di Mapolda Sulteng oleh satgas tinombala. Adapun Ali Kalora saat ini masih belum tertangkap dan tetap berada dalam kelompok MIT. (Psr)

Post a Comment

0 Comments