OPM Mengklaim Telah Menewaskan 3 Prajurit TNI Dalam Kontak Senjata Di Distrik Yal

KORANMILITER - Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali membuat heboh tanah air. Selang beberapa hari setelah mengeluarkan ulrimatum yang ditujukan kepada TNI dan warga non-Papua.
Kali ini, kelompok separatis tersebut membuat pernyataan bahwa pihak mereka berhasil menewaskan 3 orang prajurit TNI dalam kontak senjata selama 8 jam sejak tadi malam (26/2/2018).

Dilansir dari akun Facebook TPNPB (27/2), mereka mengklaim berhasil menewaskan setidaknya 3 prajurit TNI. Aksi penyerangan itu terjadi di perbatasan Distrik Yal dan Distrik Nitkuri.


Serangan tersebut dilancarkan pihak TPNPB-OPM pada pukul 23:00 WIT malam waktu setempat disamping gedung Sekolah Dasar (SD). Aksi penyerangan itu dipimpin langsung oleh Egianus Kagoya.

Tak hanya itu, mereka juga menjelaskan kronologi penyerang tersebut. Pada awalnya TNI yang sedang melakukan patroli sempat bertemu dijalan dengan kelompok separatis. Namun TNI yang melakukan patroli tak menaruh kecurigaan.

Merasa aman setelah melaksanakan Patroli malam. 2 jam berlalu tepatnya pukul 23:00 Wit. TPNPB-OPM pun melaksanakan aksi penyerangan terhadap prajurit TNI yang sedang berada di samping Sekolah Dasar (SD) Nitkuri, di dalam sebuah camp TNI yang dibuat darurat.


Sementara itu Egianus Kogeya menyatakan dalam laporannya bahwa tidak ada korban dari pihaknya saat kontak senjata dengan TNI dari malam sampai pagi berlangsung di Distrik Yal Nduga Papua.

“Sementara pihak TPNPB belum ada yang korban. Sementara pasukan TNI Posisi di kampung parit di Distrik Yal dan pasukan TPNPB tetap posisi dari Gunung kabo sampai di gunung koro dan masyarakat Distrik Yal, Distrik Mugi, Distrik Yigi sebagian lain sudah mengungsi kehutan karena trauma dan pihak TNI 4 strada dari wamena drop pasukan baru di Gunung kabo hari ini”. ungkap Egianus

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI maupun Kepolisian. (Sbp)

Post a Comment

0 Comments