Tidak Terima Ditegur, Dua Prajurit TNI Babak Belur Dikeroyok 9 Tukang Parkir

KORANMILITER - Dua orang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah oknum tukang parkir. Kasus pengeroyokan tersebut terjadi pada sore hari sekitar pukul 15.30 WIB di halaman parkir ruko Arundina di kawasan jakarta timur.



Kejadian berawal pada saat seorang prajurit TNI AL bernama Komarudin sedang memarkirkan motor yang ia miliki bersama anaknya di Indomaret Arundina.

Selang beberapa saat Kemudian, saat hendak parkir, anak dari anggota TNI berpangkat Kapten tersebut melihat knalpot motornya mengeluarkan asap.

Sontak saja anggota TNI ini langsung memeriksa bagian mesin motornya. Saat tengah memeriksa motornya itu tiba-tiba datang seorang tukang parkir menggeser motor anggota TNI itu hingga membentur kepala Kapten Komarudin.

Kapten Kormarudin itu pun langsung menegur tukang parkir tersebut.

Namun, tukang parkir itu tidak terima ditegur sehingga terjadi cekcok mulut antar keduanya.

Akibat cekcok mulut tersebut, sejumlah rekan dari tukang parkir ini pun langsung menghampiri keduanya dan mengeroyok Kapten Komarudin.

Tak lama berselang, Kemudian melintas seorang anggota TNI AD bernama Pratu Rivonanda yang tak sengaja melihat kejadian tersebut.

pratu rivonanda merupakan Prajurit dari kesatuan Kes Dronkavser Paspampres. melihat situasi semakin memburuk, prajurit paspampres itu pun langsung mencoba melerai pertikaian tersebut lantaran milihat seorang anggota TNI berpakaian dinas dikeroyok oleh tujuh hingga sembilan orang warga.

Namun, bukannya berhenti mengeroyok Kapten Komarudon, sejumlah rekan oknum tukang parkir itu malah ikut mengeroyok Pratu Rivo.

Setelah beberapa kali harus menerima pukulan mentah dari para oknum tukang parkir tersebut, akhirnya Pratu Rivo berhasil menyelamatkan Kapten Komarudin beserta anaknya menggunakan sepeda motor.

Kasus pengeroyokan anggota TNI ini pun sudah dalam penanganan Polsek Ciracas.

Post a Comment

0 Comments