Diduga Dalam Pengaruh Miras, Anggota Brimob Pukul Warga dan Todong Anggota TNI dengan Pistol


Video seorang oknum anggota Brimob yang terlibat cekcok di jalanan di Papua mendadak viral di media sosial (medsos).
 
Dalam video yang viral tersebut, tampak sejumlah orang di jalanan. Lalu ada seorang pria yang memegang senjata api (senpi) jenis pistol mengamuk.

Diduga dalam pengaruh minuman keras, anggota Brimob itu sempat memukul warga dan terlibat cekcok hingga melakukan penodongan senjata api berjenis pistol kepada anggota TNI.

Pistol dipegang dengan tangan kanan pria tersebut dan ditempelkan di antara perut dan pinggulnya. Peristiwa itu terjadi pada malam hari.

Peristiwa berawal saat dua anggota TNI atas nama Prada Handika dan Prada Andro tengah berteduh di Jl. Samratulangi depan kantor Gubernur Papua akibat hujan yang mengguyur kota tersebut.

Tidak lama datang tiga mobil dengan penumpang sekitar 15 orang dimana didalamnya terdapat anggota Brimob yang diduga dalam keadaan mabuk tiba-tiba memukul warga.


Dua anggota TNI ini kemudian mendekat untuk melerai pertikaian yang terjadi.

Tidak terima dilerai, oknum Brimob yang diketahui bernama Bharatu Aris langsung memukul Prada Handika.

Prada Handika mengaku sudah menyampaikan dirinya adalah anggota Pomdam XVII/Cenderawasih tapi hal itu tidak digubris. Sebaliknya Bharatu Aris melontarkan nada tantangan lalu meninggalkan lokasi.

Prada Handika dan Prada Andro dibantu warga kemudian mengejar kendaraan rombongan Bharatu Aris.

Sampai di Jl. Kelapa Dua Entrop (Depan Glodok) pertikaian kembali terjadi. Salah seorang rekan Bharatu Aris turun lalu menodongkan pistol ke anggota Polisi Militer lainnya Serda Hafiz dan Prada Fredi yang kebetulan saat itu sedang bertugas mengamankan Terminal Baru Entrop.

Usai kejadian, Bharatu Aris dan rekan-rekannya kemudian melarikan diri menggunakan tiga kendaraan yang dibawanya.

Saksikan videonya dibawah ini.

Post a Comment

0 Comments

close