Pangdam XVIII/Kasuari Lantik 319 Prajurit TNI AD, 80 Persennya Putra Asli Papua


Koranmiliter - Sebanyak 319 Orang Prajurit tamtama baru TNI AD Gelombang I Kodam Kasuari secara resmi dilantik. Pelantikan siswa tamtama itu dipimpin langsun oleh Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau di lapangan Markas Komando (Mako) Resimen Induk Kodam (Rindam) XVIII/Kasuari, Distrik Momi Waren, Manokwari Selatan, Papua Barat.

Prajurit Tamtama baru TNI AD itu berpangkat Prada, yang terdiri dari 199 orang dari hasil pendidikan Rindam XVIII/Kasuari dan 120 orang dari hasil pendidikan yang dititipkan di Rindam XIV/Hasannudin.

"Hal ini sangat membanggakan, karena 80 % diantara para siswa yang berhasil lulus pendidikan dan dilantik menjadi Prajurit TNI AD ini merupakan Putra Asli Papua,” ujar Pangdam XVIII/Kasuari.

Dalam amanatnya, Pangdam Kasuari berpesan kepada prajurit muda agar senantiasa mengingat pesan Panglima Besar Jenderal Soedirman dan tidak sombong dan lupa diri.

Para prajurit Tamtama Remaja (Taja) itu berhak menyandang pangkat prada usai menjalani pendidikan Dikmata selama 20 minggu. Tujuan utama dari pendidikan tersebut adalah untuk membentuk Prajurit Angkatan Darat yang memiliki sikap dan perilaku berdasar Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan maupun dasar golongan Tamtama.

Disamping itu, agar para prajurit tersebut memiliki jasmani yang samapta, sikap dan perilaku prajurit yang bermental tangguh, jiwa nasionalisme dan militansi yang tinggi, serta terwujudnya profesionalisme sebagai Prajurit TNI AD.

Menurut Pangdam, sejak pertama kali mendaftar, mengikuti tes, dan mengikuti pendidikan dasar kemiliteran, semua biaya yang dikeluarkan untuk para pemuda tersebut berasal dari negara, dari uang rakyat. 

Oleh karena itu, jangan sampai kalian mengkhianati apa yang telah rakyat korbankan dan percayakan kepada kalian,” jelas Pangdam. (Mns)

Post a Comment

0 Comments