Klaim Sebagai Panglima OPM Di Nduga, Egianus: TNI/POLRI musuh abadi saya


Koranmiliter - Konflik bersenjata di Kabupaten Nduga, Papua, hingga kini terus terjadi. Kontak senjata yang mewarnai konflik tak jarang menimbulkan korban jiwa dari personel TNI/Polri maupum anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Setiap konflik yang terjadi di Nduga selalu muncul nama Egianus Kogoya. 

Egianus Kogoya merupakan pemimpin Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Nduga. Baru-baru ini, Egianus Kogeya mengklaim telah menjabat sebagai Panglima OPM di Nduga.

Dilansir dari Akun Facebook TPNPB, Egianus Kogoya telah diberi pangkat Brigjen oleh pengikutnya di TPNPB-OPM. Sejak Rabu, 11 September 2019, dia mengklaim sudah mengantongi SK sebagai Panglima Kodap III Ndugama.

Akun Facebook TPNPB itu juga mengunggah video dan foto-foto pelantikan Egianus Kogeya sebagai Panglima OPM, di Darakma, Nduga, Papua Barat. 

Dalam kesempatan tersebut, Egianus mengeluarkan 5 poin pernyataan. Berikut ini 5 Poin yang telah dikeluarkan Egianus Kogoya.

1. Saya tidak berhenti perang dan akan lanjut, sampai papua merdeka. hari ini yang saya tungguh penyerahan SK. KODAP dan SK. PANGLIMA KODAP III sudah serakan kepada kami, maka kami akan lanjutkan perang.

2. Disini saya punya rumah, saya punya tanah, Allah bangsa dan leluhur alam papua menjaga saya dan saya tidak takut. dan tetap saya lawan TNI/POLRI musuh abadi saya lawan.

3. Saya dengan tegas tolak West Papua Army (WPA) yang di buat oleh kelompok TRWP dan ULMWP, saya posisi di lapangan, jika kamu buat untuk melawan saya kita akan lihat nanti.

4. Siapa yang yang mengatasnamakan perang ndugama cari makan, dan untuk kepentingan sendiri stop, siapapun jangan taruh sembarang, semua media harus di tpnpb yang kelola tidak untuk akun pribadi.

5. Sambutan wakil komandan operasi, KODAP III NDUGAMA, dari kenyam, sampai ke wamena kami pasukan siap orang tua kami berapa jendral sudah habis tahun 1977, harus pengakuan kasih jatuh. Emas papu, nabire, enaro, yahukimo, nagarum, batu merah wilaya papua sorong sampai samarai tutup semua, tidak boleh buka harus tutup.

Diakhir pesan nya, Egianus Kogoya juga mengajak bersama-sama untuk mewujudkan impian bangsa Papua Barat

"Kita harus lakukan revolusi untuk mengakhiri penderitaan rakyat ini. Semua dipolmat harus kerja keras, sipil di dalam kota dan kami TPNPB bersama-sama, untuk mewujudkan impian bangsa Papua Barat," tutup Egianus. (Tjg)

Admin TPNPBNews: Penyerahaan SK dan Pernyataan Panglima Kodap III Ndugama, Brigen Egianus Kogoya. Darakma 11/09/2019....
Dikirim oleh TPNPB pada Senin, 16 September 2019

Post a Comment

7 Comments

  1. OPM menantang perang, tapi kalau TNI pakai helikopter gak boleh, pakai pesawat bom pelanggaran , katanya korban orang sipil. Opm....perang apaan tuh. Kalau TNI mau perang sesungguhnya, kamu OPM sudah habis dar dulu.

    ReplyDelete
  2. OPM menantang perang, tapi kalau TNI pakai helikopter gak boleh, pakai pesawat bom pelanggaran , katanya korban orang sipil. Opm....perang apaan tuh. Kalau TNI mau perang sesungguhnya, kamu OPM sudah habis dar dulu.

    ReplyDelete
  3. Jika perang gk boleh pake alat mending suwit az.. (Pake Jempol #ibu jari #sama klingking..

    ReplyDelete
  4. YANG JELAS TANGKAP VERONIKA KOMAN,SI VERONIKA KUMANN ITU MATA MATA ASING YANG DISUSUPKAN BUAT ANCURIN INDONESIA DARI DALAM,DASAR CINA ,DARI MOYANGNYA SAJA SUDAH PENGKHIANAT,ANJING BELANDA,

    ReplyDelete
  5. Punya kekuatan apa kamu OPM ngajak perang sama TNI/Polri Heheee. . AURI serang lu pada mampussss semua.

    ReplyDelete
  6. Opm km bisa aja kayak pelawak gak pakai heli gak pakai senjata terus tni sama kamu gak ada apa2nya....hancurkan aja opm

    ReplyDelete
  7. Assalamualaikum. Salam sejahtera . Saya baca dari berita bahwa OPM Duga nantang perang tanpa Peralatan Perang . Jadi yang bolehb dipake hanya tangan dan kaki saja .bagaimana setuju ??? Kalo setuju tentukan tempatnya di Lapangan mana di NDUGA. Boleh diatur satu lawan satu .ato Keroyokan dengan Jumlah yang sama berapa jumlah OPM yang siap. Ajukan tantangan ini ke Panglima TNI ato.KaPOLRI. Tidak usah sampe mati.yang merasa kalah boleh menyerah tidak boleh di aniyaya. BAGAIMANA BERANI TIDAK. nak Kagoya ??? Kalo berani pasti anda terjamin kesalamatan dan kebebasan untuk tetap hidup aman dan damai di Seluruh Tanah Air NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.

    ReplyDelete

Berkomentarlah dengan bijak dan benar sesuai dengan topik artikel yang dibahas!