Usai Antar Makanan, 2 Anggota TNI Ditembak KKB Di Nduga Papua

KORANMILITER - 2 Anggota TNI ditembak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Bandara Nduga, Papua. Penembakan terjadi saat helikopter TNI usai melakukan pergeseran pasukan.


Peristiwa penembakan terjadi pada Rabu (24/4/2019) sekitar pukul 11.20 WIT. Saat itu helikopter Bell 421 TNI yang diawaki Pilot Mayor Cpn Agus Falah bersama kru selesai melakukan pergeseran pasukan Yonif Raider 321/GT.


Kejadin bermula saat Helly Bell dengan no. Seri HA-5179 milik penerbad TNI AD landing dalam rangka mengantar Bahan Makanan (Bamak) kebutuhan rutin pasukan TNI yang sedang melaksanakan pengamanan Trans Papua.

Pada pukul 10.45 Wit saat bongkar muat Bamak dari Helly yang dilaksanakan oleh 01 regu Prajurit (10 orang) yang akan menjemput Bamak tiba-tiba mendapat serangan dari pihak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) yang teridentifikasi dari kelompok Egianus Kogoya. 

Akibat serangan tersebut mengakibatkan 2 orang Prajurit TNI mengalami luka tembak atas nama Serda Dedy terserempet proyektil di bagian punggung (arah tembakan menyamping dari kiri ke kanan di balik rompi) dan Prada M. Hoirul Zahman Zahri mengalami luka tembak pada betis kiri.

Saat ini kedua korban sudah dievakuasi ke Timika dan dirawat di RSMM Timika, berdasarkan laporan tim medis bahwa kondisi kedua korban dalam keadaan stabil dan tidak ada yang mengenai organ vital. (Mnl)

Post a Comment

0 Comments